Asri, S.Pd, MM
KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Berita
Tingkatkan Akuntabilitas, LKD lakukan pendampingan penyelamatan dan Pengelolaan Arsip BLUD Dinas Kesehatan
Tingkatkan Akuntabilitas, LKD lakukan pendampingan penyelamatan dan Pengelolaan Arsip BLUD Dinas Kesehatan
DHARMASRAYA – Dalam upaya meningkatkan tata kelola administrasi yang tertib, transparan, dan akuntabel, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya menggelar kegiatan Pendampingan Pengelolaan Arsip Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Dinas Kesehatan pada Rabu, 4 Februari 2026.
Kegiatan pengelolahan arsip yang berlangsung di gedung POSKESRI Gunung Medan ini dilakukan oleh seluruh perwakilan Puskesmas dan unit pelaksana teknis yang telah menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya secara bergiliran selama 6 hari kerja.
Sebagai instansi yang memberikan pelayanan publik sekaligus mengelola keuangan secara mandiri, BLUD dituntut memiliki sistem kesrsipan yang akuntabel. Arsip bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan bukti otentik akuntabilitas kinerja dan keuangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian, Irfan SKM, mengatakan bahwa arsip yang menumpuk di gudang POSKESRI ini adalah arsip BLUD Dinas Kesehatan yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan anggaran BLUD UPT Puskesmas se-Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2007 s/d 2017.
"Arsip ini merupakan arsip Puskesmas berkaitan dengan arsip keuangan, aset, dan pelayanan pasien serta penyelenggaraan administrasi yang pengelolaannya dilakukan terpusat pada BLUD Dinas Kesehatan, namun setelah BLUD dikembalikan ke masing-masing UPTD, arsip ini terbengkalai dan tidak terawat," ujar Irfan.
Kami ingin menyelamatkan arsip, dan mohon pendampingannya dari Lembaga kearsipan untuk memberikan bimbingan dalam proses pengolahannya.” Imbuhnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) / Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya dengan metode bimbingan dan praktik langsung, yang meliputi:
· Identifikasi dan Pemilahan (Penyortiran): memisahkan arsip dari benda non-arsip (seperti sampah atau barang pribadi). Arsip yang bernilai penting dipisahkan dari yang tidak terpakai.
· Pemberkasan : Arsip dikelompokkan sesuai dengan konteks pembuatannya, biasanya menggunakan asas asal-usul (principle of provenance) dan asas aturan asli (principle of original order).
· Deskripsi dan Pembuatan Daftar Arsip: Setiap arsip didata ke dalam sebuah daftar. Tahap ini meliputi pencatatan nomor, perihal arsip, tanggal, dan tingkat perkembangan arsip.
· Pemberian Sampul dan Pelabelan: Arsip yang sudah tersusun rapi dimasukkan ke dalam kertas kasing, lalu disimpan ke dalam boks arsip yang telah diberi label identitas.
Melalui pendampingan intensif ini, diharapkan seluruh BLUD Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan Dharmasraya dapat segera membenahi ruang dan sistem kearsipan mereka. Dengan tata kelola arsip yang rapi, efisiensi kerja internal dipastikan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kecepatan dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya.




