Asri, S.Pd, MM
KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Berita
Asisten III Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026
Asisten III Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026
Dharmasraya,– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya resmi menggelar Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se-Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026, Rabu, 20/5/2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Nofriadi Roni Puska, ST, MT, yang hadir mewakili Bupati Dharmasraya di halaman Gedung Perpustakaan Umum Daerah Koto Padang, turut hadir Pimpinan perangkat daerah, guru pendamping, mahasiswa dan pegiat pustaka di acara pembukaan.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan bahwa Lomba Bertutur merupakan salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan budaya baca, meningkatkan kemampuan literasi, serta melatih keberanian dan keterampilan berkomunikasi peserta didik sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan cerita rakyat serta nilai-nilai budaya lokal yang sarat dengan pesan moral. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan literasi bagi pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, yang telah bekerja keras menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI ini. Kegiatan ini merupakan langkah nyata yang sangat berharga dalam membangun generasi muda kita. Saya juga menyampaikan rasa bangga yang luar biasa kepada anak-anakku peserta lomba, kalian semua adalah putra-putri terbaik daerah yang berani tampil dan berkarya.” Jelas Roni.
“Melalui kompetisi ini, kita tidak hanya sekadar mencari pemenang, melainkan membawa misi besar untuk masa depan daerah, di antaranya menanamkan budaya literasi dan rasa cinta membaca sejak usia dini melalui media cerita, mengenalkan kembali cerita rakyat, sejarah, dan budaya daerah agar tidak punah tergerus zaman, membentuk mental yang berani, kreatif, dan mengasah kemampuan komunikasi publik anak-anak kita dan mengambil nilai-nilai moral dan budi pekerti luhur yang terkandung di dalam setiap cerita untuk diterapkan sehari-hari.”Imbuh Roni.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Kepala Bidang Perpustakaan, Ridwan, SS, dalam laporannya menyampaikan bahwa Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026 diikuti oleh 52 peserta yang merupakan utusan dari sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Dharmasraya. Para peserta telah melalui proses seleksi dan pembinaan di tingkat sekolah sehingga diharapkan mampu menampilkan kemampuan bertutur terbaik selama perlombaan berlangsung.
Ridwan juga menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan lomba ini adalah untuk meningkatkan minat baca anak, mengembangkan kemampuan bertutur di depan umum, serta memperkenalkan kembali cerita rakyat dan kearifan lokal kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir duta-duta literasi yang mampu menjadi teladan bagi teman sebaya dalam membudayakan gemar membaca.
“Budaya gemar membaca dan mencintai cerita rakyat perlu ditanamkan sejak dini. Melalui media bertutur atau mendongeng, anak-anak tidak hanya diasah kemampuan berbicaranya, tetapi juga diajak untuk memahami nilai-nilai moral, budi pekerti, dan kekayaan budaya daerahnya. Oleh karena itu, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah kreatif dan edukatif bagi anak anak kita.”jelas Ridwan.
“Kegiatan lomba bertutur ini diikuti oleh total 52 peserta yang merupakan perwakilan siswa-siswi terbaik dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di wilayah kita. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai sarana apresiasi dan aktualisasi diri bagi siswa-siswi SD dalam menunjukkan bakat dan minat mereka di bidang seni tutur dan literasi.”tambah Ridwan.
Hari pertama perlombaan berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta tampil bergantian membawakan cerita rakyat pilihan dengan gaya penyampaian yang menarik, ekspresif, dan komunikatif. Dewan juri melakukan penilaian berdasarkan aspek penguasaan materi, teknik bertutur, ekspresi, artikulasi, intonasi, serta penampilan secara keseluruhan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat dukungan dari para guru pendamping, orang tua, serta tamu undangan yang hadir memberikan semangat kepada para peserta. Melalui Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026 ini, diharapkan budaya literasi di Kabupaten Dharmasraya semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang gemar membaca, berwawasan luas, serta bangga terhadap kekayaan budaya daerah.
Kontributor: Tim Media DPK
Editor: [BD]


