SELAMAT DATANG

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah

Pembinaan Arsip Aktif dan Inaktif, Perkuat Tata Kelola arsip Fisik Dinas Kominfo

Pembinaan Arsip Aktif dan Inaktif, Perkuat Tata Kelola arsip Fisik Dinas Kominfo

DHARMASRAYA – Dalam upaya mewujudkan tertib administrasi dan menyelamatkan dokumen daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya menggelar kegiatan Pembinaan Penataan Arsip Aktif dan Inaktif di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Rabu (29/01/2025).

Kegiatan  ini diikuti oleh Kasubag umum dan petugas pengelola arsip  di masing-masing bidang kerja Kominfo.

Kabid Arsip, Refi Yanti fauzi disela-sela diskusinya menyampaikan bahwa sebagai instansi yang menjadi motor penggerak transformasi digital dan komunikasi publik, Dinas Kominfo memiliki volume dokumen yang sangat tinggi—baik dalam bentuk fisik maupun digital. Oleh karena itu, pemisahan dan penataan antara arsip yang masih sering digunakan (aktif) dan yang sudah jarang digunakan (inaktif) menjadi sangat krusial.

"Arsip adalah rekam jejak kinerja kita. Pembinaan ini penting agar tidak ada dokumen negara yang hilang atau rusak, serta memudahkan kita dalam menyajikan data secara cepat saat dibutuhkan dalam audit maupun pelayanan informasi," ujarnya.

Tim pembina kearsipan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memberikan materi teoretis sekaligus pendampingan praktis (klinik kearsipan) mengenai pengaturan tata cara penyimpanan berkas yang berkasnya masih berjalan atau sering digunakan dalam operasional sehari-hari agar mudah diakses, tata cara pemindahan berkas yang frekuensi penggunapannya telah menurun ke Record Center (Pusat Arsip), lengkap dengan pembuatan daftar pertelaan arsip dan edukasi mengenai tata cara retensi arsip, menentukan dokumen mana yang memiliki nilai guna permanen, sejarah, atau dokumen yang sudah bisa dimusnahkan sesuai regulasi yang berlaku.

Selain penataan arsip konvensional (fisik), pembinaan kali ini juga menekankan pentingnya sinkronisasi dengan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Dengan kombinasi penataan fisik yang rapi dan digitalisasi yang matang,

Melalui pembinaan intensif ini, diharapkan seluruh aparatur di Dinas Kominfo dapat mengubah pola pikir bahwa pengelolaan arsip bukanlah sekadar pekerjaan sampingan, melainkan bagian utama dari perwujudan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

 

Tim Media DPK

Editor: [BD]